Penambahan Eco-Enzym Pada Pembuatan Sabun Cair untuk Menjaga Kesehatan Kulit di Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir

Authors

  • Desnelli Desnelli Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya
  • Fahma Riyanti Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya
  • Eliza Eliza Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya
  • Nurlisa Hidayati Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya
  • Nirwan Syarif Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya
  • Nova Yuliasari Program Studi Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.59395/ahsana.v3i1.374

Keywords:

Desa Burai, Sabun cair, antiseptik, eco-enzym, enzim

Abstract

Sabun cair digunakan sebagai pembersih dengan media air. Bahan yang ditambahkan pada sabun cair seperti pewangi, pelembab, antiseptik, penambah busa dan lain lain. Antiseptik merupakan zat yang bisa membasmi atau menghambat pertumbuhan kuman seperti virus, bakteri atau jamur. Bahan antiseptik dapat berupa bahan kimia atau bisa juga bahan alami yang mengandung zat antiseptik seperti lidah buaya, daun sirih, eco-enzym dan lain lain. Eco-enzyme mempunyai arti enzim ramah lingkungan mengandung asam asetat, dan berbagai enzym seperti lipase, tripsin, amilase yang mampu membunuh bakteri patogen sehingga dapat digunakan sebagai bahan antiseptik pada sabun. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat berupa penyuluhan dan praktek pembuatan sabun cair dilaksanakan di desa Burai Tanjung Batu, Ogan Ilir. Peserta umumnya ibu ibu dan remaja putri yang berjumlah sekitar 20-30 orang. Metode pembuatan sabun cair dengan eco-enzym sangat mudah dipahami oelh peserta dan memberikan peluang membuka usaha pembuatan sabun cair antiseptik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arun, C., & Sivashanmugam, P., 2015, Investigation of biocatalytic potential of garbage enzyme andits influence on stabilization of industrial waste activated sludge. Process Safety and Environmental Protection 94(C), 471–478.

Darshna Y, Vlad S, Ajit JS. Antimicrobial Activity of Apple Cider Vinegar against Escherichia coli, Staphylococcus aureus and Candida albicans. Scientific Reports; 2018: 8: 1732

Fazna, N.; Meera, V., 2013, Treatment of Greywater using Garbage Enzymes. Bonfring International Journal of Industrial Engineering and Management Science, 3, 241-244.

Fessenden, dan Fessenden. 1992. Kimia Organik Jilid II. Jakarta: Erlangga

https://kalibeji.kec-sempor.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/4/163 Pelatihan Pembuatan sabun cair di desa kali beji [ diakses 8 apri 2019]

Pamungkas, W., 2011, Teknologi fermentasi, alternatif solusi dalam upaya pemanfaatan bahan pakan lokal. J. Media Akuakultur 6 (1) : 43-48.

Rubin, M.B., 2001., The History of Ozone. The Schonbein Period, 1839- 1868. Bull. Hist. Chem. 26 (1) : 71-76

Saramanda, G. and Kaparapu, J., 2017, Antimicrobial Activity of Fermented Citrus Fruit Peel Extract, Journal of Engineering Research and Application www.ijera.com, 7(11), pp. 25–28. doi: 10.9790/9622-0711072528.

Downloads

Published

2025-03-02

How to Cite

Desnelli, D., Riyanti, F. ., Eliza, E., Hidayati, N., Syarif, N., & Yuliasari, N. (2025). Penambahan Eco-Enzym Pada Pembuatan Sabun Cair untuk Menjaga Kesehatan Kulit di Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Ahsana: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 9-14. https://doi.org/10.59395/ahsana.v3i1.374

Similar Articles

1-10 of 16

You may also start an advanced similarity search for this article.